Setya Novanto Kabur dari Lapas Sukamiskin? Hoaks!!
Berita

Setya Novanto Kabur dari Lapas Sukamiskin? Hoaks!!

Bekas Ketua DPR, Setya Novanto sempat diberitakan hilang dari lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat belakangan ini. Cerita itu pertama-tama diupload oleh pemilik account Twitter @emerson_yuntho. Emerson yang disebut bekas Koordinator Divisi Monitoring Hukum serta Peradilan Indonesia Corruption Watch ( ICW) itu tuliskan cerita seperti berikut: “Netizen.

Perlu bantuannya sudah hilang Bapak @sn_setyanovanto, Sampai tempo hari belum kembali pada tempat tinggalnya di Sukamiskin Bandung. Kulit putih.Umur 62 tahun. Ada hadiah buat siapa saja yang memberi info. Cc @Kemenkumham_RI, @OmbudsmanRI137″. Sampai sekarang Selasa (24/12/2019) jam 10.15 WIB, upload itu telah di-retweet sekitar 117 kali serta disenangi sekitar 114 kali.

Waktu di konfirmasi, Emerson membetulkan jika dirinyalah yang mengupload cerita itu di account Twitter kepunyaannya. Dia mengupload tweet itu karena waktu disidak oleh Ombudsman pada Jumat (20/12/2019), Setya Novanto tidak berada di ruangannya. “Cocok disidak sama ombudsman kan orangnya tak ada. Ruangannya dikunci,” katanya singkat waktu dihubungi kami, Selasa (24/12/2019).

Ini yang Bisa Dilakukan di Jakarta Saat Tahun baru

Tidak Benar Dihubungi terpisah, Kepala Biro Humas, Hukum serta Kerja Sama Sekretariat Jenderal Kemenkumham Bambang Wiyono menjelaskan jika cerita Setnov hilang dari lapas Sukamiskin ialah hoax. Kejelasan itu dikatakan Bambang sesudah faksinya mengontak Kalapas Sukamiskin Abdul Karim.

Dia menjelaskan, sekarang Setnov masih juga dalam waktu hukuman di Lapas Sukamiskin. “Itu berita tidak benar, Setnov masih berada di dalam lapas Sukamiskin,” tutur Bambang waktu dihubungi 90bola, Selasa (24/12/2019). Sekarang paparnya, Setnov memang tidak berada di kamar tahanannya karena kamar tahanan di Lapas Sukamiskin sedang dalam perbaikan serta akan usai pada 31 Desember 2019.

Karena itu, masyarakat binaan terhitung Setnov dipindah ke ruang lain seperti aula serta masjid. “Setnov saat ini di ruang rame-rame. Tidak dikamar sendiri. Nama ruangannya ruang pesantren,” jelas ia. Bambang menjelaskan, jika masuk hari-hari spesial, di ruang itu diselenggarakan pengajian, serta kegiatan-kegiatan lain.

Hal tersebut buat menghindarkan kejenuhan dari masyarakat binaan yang menempati lapas Sukamiskin. Dia menyarankan supaya warga tidak kembali membuat desas-desus yang negatif semacam ini. “Kita tetap berusaha untuk memberi pembinaan buat masyarakat binaan, supaya kembali pada warga jadi masyarakat negara yang baik,” jelas ia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *