Kabar Viral Jokowi Bakl Dilantik Lebih Cepat
Berita

Kabar Viral Jokowi Bakal Dilantik Lebih Cepat, Ini Faktanya!

Waktu pelantikan Presiden serta Wakil Presiden dipilih 2019-2024, yakni Joko Widodo serta KH Ma’ruf Amin, tiba-tiba jadi perbicangan. Ini tidak terlepas dari pengakuan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi di Jakarta, Sabtu (28/9/2019).

“Pak Jokowi telah menyarankan supaya bisa maju satu hari (dari waktu sah pelantikan pada 20 Oktober 2019),” katanya waktu di konfirmasi, Sabtu (28/9/2019), seperti diadukan CNN Indonesia.

Menurutnya, saran itu dikatakan waktu bersilaturahmi dengan beberapa praktisi Projo di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat kemarin. Akan tetapi, Budi pastikan tidak ada fakta spesial yang diikutkan Jokowi dalam kemauannya itu.

“Tidak ada, hanya ingin mencari hari yang lebih baik saja. Hari Sabtu,” kata Budi memperjelas.

“Dalam pertemuan itu antara mereka menyarankan bagaimana jika pelantikan maju satu hari agar tidak ganggu mereka yang olahraga atau pergi beribadah. Hanya itu usulannya. Jadi bukan presiden yang ingin,” tutur Ngabalin Minggu (29/9/2019).

Ibu Sadis Tega Bunuh Anak Angkat dan Lakukan Hubungan Seks Disamping Mayatnya

“Presiden senyum saja, selanjutnya menjelaskan ‘Oh ya, juga bagus idenya’. Tetapi Pak Jokowi kan figur yang tetap patuh azas, ketentuan perundang-undangan, kan telah ada regulasinya, harinya, tanggalnya, tidak asal-asalan,” tuturnya.

Komisi Penentuan Umum (KPU) lewat sang komisioner Hasyim Asyari juga sudah memberi respon berita pelantikan Jokowi-Amin akan dimajukan jadi 19 Oktober 2019.

“Masih 20 Oktober 2019,” katanya pada CNNIndonesia.com lewat aplikasi pesan, Sabtu (28/9/2019), seperti diambil CNBC Indonesia.

Hasyim menerangkan, waktu jabatan Presiden telah diputuskan dalam tempo tersendiri (final termin). Berarti, lima tahun dihitung semenjak pemilihan presiden. Hal tersebut telah dikerjakan semenjak pemilihan presiden serta pelantikan Presiden 20 Oktober 2004.

Pemilu 2004 sendiri adalah pertama kali Indonesia pilih presiden dengan cara langsung melalui penentuan umum. Pemilu berjalan dua putaran dan dimenangi oleh pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla.

Hasyim meneruskan, semenjak itu, pada Pemilu 2009, Pemilu 2014 serta Pemilu 2019 siklus lima tahunan waktu jabatan presiden ialah 20 Oktober.

“Karenanya hasil Pemilu 2019 pelantikan Presiden 20 Oktober 2019, tanpa ada lihat jatuh di hari apa,” tutur Hasyim memperjelas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *